Artikel
Polaroid Now+

Polaroid Now+

Kategori
Teknologi

Creative instant camera. i-Type film (~79×79mm square prints with white border), Bluetooth app with double exposure, multiple exposure, light painting, self-timer, manual focus (2 zones). Explicit weakness: i-Type film costs ¥190–¥225/print in Japan (2.5–3x Instax Mini), cold weather causes underexposure below 10°C, film availability limited in Japan convenience stores.

B+Terbaik untuk Pemotretan Kreatif

Polaroid Now+ — film i-Type (area gambar cenderung persegi 79×79mm dengan bingkai putih), aplikasi Bluetooth dengan double exposure, multiple exposure, light painting, timer sendiri, fokus manual (dua zona), harga premium. Film i-Type 2,5–3 kali lebih mahal per cetak dibanding Instax Mini; film memerlukan berkembang menghadap ke bawah untuk menghindari paparan cahaya; cuaca dingin di bawah 10°C menyebabkan kurang eksposur dan koneksi Bluetooth yang tidak andal; film i-Type kurang tersedia di minimarket dibanding Instax Mini; biaya operasional yang tinggi menjadikan ini investasi berkelanjutan termahal dalam perbandingan ini.

Polaroid Now+ menambahkan konektivitas aplikasi Bluetooth untuk double exposure, multiple exposure, light painting, timer sendiri, dan zona fokus manual — kemampuan kreatif yang tidak tersedia di Fujifilm Instax mana pun. Film i-Type menghasilkan cetakan persegi (~79×79mm) dengan bingkai putih klasik. Keterbatasan konkretnya adalah biaya: film i-Type berbiaya 2,5–3 kali lipat dari film Instax Mini per cetak.

Kelebihan

  • Aplikasi Bluetooth mengaktifkan double/multiple exposure, light painting — tidak ada kamera lain dalam perbandingan ini yang menawarkan ini
  • Format i-Type persegi klasik dengan bingkai putih — estetika khas
  • Zona fokus manual (potret + lanskap) — kontrol yang tidak tersedia di kamera otomatis saja

Kekurangan

  • Film i-Type berbiaya 2,5–3 kali lipat Instax Mini per cetak; ketersediaan di minimarket terbatas

Rincian skor

Print quality4.3
Film cost2.5
Ease of use3.8
Value3.5
Build quality4.2

Polaroid NOW+ Gen 3 In-Depth Review | WATCH BEFORE YOU BUY

Artikel terkait

Artikel ini mengandung tautan afiliasi.